Posts

Showing posts from December, 2019

Temaram bersama Genggam Oleh Nasyid Syidah

Mentari di ufuk barat mulai tenggelam Kembali menampakkan indahnya temaram Namun, rasa ini masih enggan melepas genggam Rasa yang kian berontak walau teredam Meraung tak jelas dan menggeram Rasa yang kini sulit menghilang Pun tak bisa hirap bagai gemintang Berdiri sekenanya bagaikan ilalang Tak perduli akan jiwa yang kian terkekang Mencintaimu adalah bagian dari kesalahan Menginginkan dirimu pun suatu kekalahan Pula, mengaggumi adalah suatu kelemahan Pergi dan tinggalkan walau kuharus rasakan kegundahan Namun, selamanya hati ini takkan pernah berkhianat Ia kan selalu mengatakan bahwa dirinya kuat Ia pun cukup percaya diri bahwa dirinya hebat Tak melihat bagaimana dirinya semakin tersesat Bergelut dalam alunan degup jantung yang memekik Yang saban hari membuat atmaku kini tercekik Ia hanya menginginkan temu walau sepercik Temu yang walau hanya sekadar berbisik Bekasi, 23 Agustus 2019.

Langkah Resah Oleh Nasyid Syidah

Pernah terpikir suatu masa dimana kau kan pergi Ternyata semua itu benar dan terjadi Tuk marah nan kecewa pun rasanya tak ada arti Apalagi tuk menangis sendu meratapi Memang tak ada yang salah Sekeras apapun diriku tuk mencegah Kan kupastikan dirimu kan tetap melangkah Karena bertahan sama saja membuat dirimu resah Namun ada yang perlu kau tahu Seusai kau pergi kan ada hati yang beku Seakan terluka melihat sosokmu hirap dalam retinaku Pergi tuk menjelajahi dunia yang baru Namun aku pun sadar Untuk apa hati ini seolah terbakar Walau kepergianmu menjadikan seutas nadiku memar Tak apa, kau memang harus tinggalkan semak belukar Pergilah, hentikan rasa sakit yang kau alami Dan maafkan diriku yang selalu menyakiti Maaf yang kini membuat dirimu berlari Jika kau ragu, berbalik dan lihat diriku yang tetap berdiri di sini Walau kutahu dirimu takkan pernah lakukan itu kini Bekasi, 28 Agustus 2019.