Posts

Showing posts from April, 2020
Terpaku dalam bisu Menguarkan gemuruh rindu Bersama malam yang membeku Kuselami afsunmu yang candu Pula dengan suaramu yang merayu Apa kabar dirimu dan hatimu? Sudah pulih? Kuharap begitu

Dermaga Suci Oleh Nasyid Syidah

Kini hirap sudah harapku Bersama dengan raungan hebat dalam dadaku pun jeritan ganas dalam atamku Tak ada yang pernah tahu Hati kecil yang lemah ini tak ingin kau berlalu Sosok lemah ini kan tetap ingin kau bernaung Bertuan dalam hatiku yang rapuh Menjadi sosok pangeran berkuda pujaanku Tetap setia berada di sampingku Kumohon tetap di sini temaniku Berjalan bersamaku tuk berlabuh Berlabuh menuju dermaga impianku Dermaga yang penuh suci merah jambu Sudikah kau turuti impian terbesarku? Jangan pernah berpikir tuk tinggalkan daku Apa kau bersedia untuk mewujudkan hal itu? Bekasi, 1 April 2020.

Cinta dalam Diam Oleh Nasyid Syidah

Cinta dalam diam ... yang semua orang tahu hanya tentang memendam yang semua orang tahu hanya tentang meredam pula tak terarah dan tak ada genggam Sungguh, bukan hanya tentang itu semua Ada rindu yang harus terbelenggu Ada jiwa yang harus tak bertemu Ada ucap yang tak bisa beradu Namun ... Rasa ini kan tetap terkunci Hati pun terasa begitu suci Sama sekali tak ada benci Hanya ada doa yang senantiasa terperinci Bekasi, 1 April 2020.

Pergi Oleh Nasyid Syidah

Derap langkahmu kini kian terbaca Menghujam telak atmaku yang nestapa Mengguliti tiap sesak dalam dada Menghancurkan segenggam rasa Menghapus rindu yang mengancala Kau pun tlah berhasil menguarkan luka Memicingkan sorot tajam yang sulit kuterka Pergilah ... sesuka hatimu Sambut harimu yang lebih indah Tentu, tanpa diriku di sisimu. Bekasi, 2 September 2019.

Maaf Oleh Nasyid Syidah

Maaf ... Merpati bersayap cacat ini kembali tak tahu diri Bersikukuh tetap berdiri di sini Maaf ... Merpati bersayap cacat ini kian memberontak Menghalau siapa pun dan mengelak Seharusnya ... Merpati bersayap cacat ini tlah terbang menyeruak Walau harus menantang sang badai yang berteriak Seharusnya ... Merpati bersayap cacat ini tlah pergi Tinggalkan elang sekuat dirimu yang lama kunanti Seandainya ... Kau tahu rasa ini tak pernah cacat sedikit pun padamu Walau berkali-kali tergores oleh egomu Seandainya ... Rasa ini tak pernah hidup dalam hati Diriku takkan mengecap rasa sepahit ini Bekasi, 1 September 2019.

Takut Oleh Nasyid Syidah

Mengapa rasa takut ini kian mengerat Bagai jatuh tersungkur pada jiwaku yang terikat Lantas meringis kudibuat Menghujam setiap ucap yang tercekat Tak memberi waktu tuk mengerti Apa sebenarnya arti dari semua ini Begitu sukar nan rumit tuk diselami Pula tak kuasa diterka dan dipahami Mengapa getaran ini hidup dalam ragaku Bayang langkahmu yang kan pergi pun lekat dalam pikirku Membuat sesuatu di balik dadaku seketika terpaku Pula dengan urat nadi yang ikut membeku Ini, ketakutan yang tak pernah diinginkan dalam hidupku kehilangan senyummu dan bayangmu. Bekasi, 27 Agustus 2019.

Ambisi Hati Oleh Nasyid Syidah

Buana sendiri tak pernah berbohong Apalagi meyakini tentang omong kosong Hati ini yang akan tetap terlihat melompong Hanya ingin dirimu yang terbopong Namun aku tahu perihal memiliki itu seperti apa Hal yang sulit nan terjal tuk diyakini ada Ah, andai aku bisa bertemu tatap dengan sosok pemilik rasa kan kuadukan rasa yang begitu hampa Rasa takut ini melebihi ambisiku tuk memilikimu Kau pun mestinya tahu apa jawaban dari rasa takut itu Ya, takut kehilangan yang kini kian hidup pula membeku Membuat akaraku tak tahu apa masih pantas tuk tetap melangkah dalam ragu Kehilangan mau pun ambisi dalam memiliki takkan pernah terwujud dengan pasti Percayalah, kehilangan pun takkan pernah menghampiri Selagi diriku tak pernah mencoba tuk memiliki Bekasi, 26 Agustus 2019.